Pererat Ukhuwah, Keluarga Besar Hidayatullah Surakarta Gelar Silaturrahmi Kader dan Buka Puasa Bersama
Surakarta — Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hidayatullah Kota Surakarta menggelar kegiatan Silaturrahmi Kader dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Hidayatullah Surakarta, pada Senin, 9 Maret 2026, pukul 16.30–18.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung DPD Hidayatullah Surakarta, Kampung Balong, Banjarsari, Kota Surakarta.
Mengusung tema “Eratkan Ukhuwah dan Maksimalkan 10 Hari Terakhir untuk Menggapai Takwa dan Ridho-Nya”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah antar kader sekaligus mensinergikan langkah dakwah agar semakin berdampak bagi umat dan masyarakat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Ustadz Muhtadi, selaku Sekretaris DPD Hidayatullah Surakarta. Suasana khidmat terasa ketika Ustadz Fauzan melantunkan ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Hidayatullah Kota Surakarta, Ustadz Yadi Abdul Alim, S.Pd., menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat sinergi dakwah di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana memperbarui semangat perjuangan dalam melayani umat dan menegakkan nilai-nilai Islam.
Kajian inti disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Islam, M.Pd.I., yang mengajak para peserta untuk mengoptimalkan sisa Ramadhan, khususnya sepuluh hari terakhir, dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan. Menurutnya, sepuluh malam terakhir merupakan fase penting bagi seorang mukmin untuk meraih puncak ketakwaan.
Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga rasa malu sebagai bagian dari kehidupan iman. “Malu adalah tanda kehidupan. Orang yang tidak memiliki rasa malu seakan-akan telah mati secara spiritual,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia akan dihisab di akhirat, sedangkan kehidupan akhirat dimulai dengan hisab. Karena itu, setiap Muslim hendaknya memanfaatkan kesempatan hidup dengan sebaik-baiknya.
Beliau juga menekankan agar kaum Muslimin tidak hanya bersemangat di awal Ramadhan, tetapi justru menghidupkan sepuluh malam terakhir dengan amal ibadah yang lebih sungguh-sungguh. “Malam itu panjang, jangan kita pendekkan dengan tidur. Menghidupkan malam sangat dipengaruhi oleh aktivitas kita di siang hari. Jika siang dipenuhi maksiat, maka malam akan terasa berat untuk dihidupkan dengan ibadah,” pesannya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa penuh kekhusyukan yang dipimpin oleh Ustadz Fathurrahman, selaku Ketua Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah Yogyakarta–Jawa Tengah Bagian Selatan.
Melalui kegiatan silaturrahmi dan buka puasa bersama ini, DPD Hidayatullah Surakarta berharap terbangun ukhuwah yang semakin kuat di antara kader, sekaligus memperkokoh komitmen bersama untuk menghadirkan dakwah yang lebih luas, lebih terarah, dan lebih memberi manfaat bagi umat.
Momentum Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan dakwah tidak hanya bertumpu pada program dan strategi, tetapi juga pada persatuan hati, keikhlasan niat, dan kesungguhan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Post a Comment