Header Ads

Kaji Situasi Geopolitik Mutakhir, Fu'ad Fahrudin Paparkan I'tibar bagi Perkaderan dan Pengembangan Amal Usaha


"Konflik mutakhir Timur Tengah telah membawa dampak sistemik. Di sisi lain ada sejumlah ibrah yang dapat ditelaah untuk kemudian diterapkan pada perkaderan dan pengembangan amal usaha Hidayatullah," ujar Fu'ad Fahrudin, kadep perkaderan DPP Hidayatullah, di kegiatan Syawalan dan Diskusi Geopolitik Kader Hidayatullah DIY - Jateng Bagian Selatan pada Sabtu (18/4) lalu. 

Fahrudin melanjutkan, dampak sistemik yang paling dirasakan adalah dampak ekonomi. Harga-harga komoditas, terutama berbasis minyak mentah, naik drastis. "Setelah konflik ini berakhir, kita tidak bisa memastikan apakah harga-harga bakal turun. Karena biasanya jika harga sudah naik, sulit untuk turun," tandasnya. 

Oleh karena itu Fahrudin menyarankan agar amal usaha Hidayatullah memiliki rencana penguatan. Empat aspek berbasis Balanced Score Card diperhatikan sekaligus: Konsumen, keuangan, SDI, dan pengembangan. 


Menurut Fahrudin, masih ada peluang bagi amal usaha Hidayatullah untuk tumbuh jika keempatnya dikuatkan secara simultan sejak sekarang. 

Dampak lain dari konflik mutakhir Timur Tengah adalah dampak politik. Dalam hal ini, Fahrudin mengajak para kader untuk mengingat kembali hadits tentang umat Islam yang akan diserbu bangsa-bangsa. Sebagaimana disebutkan pada hadits tersebut, umat Islam dalam posisi lemah. 

"Sehubungan hal tersebut, kiranya negara-negara Islam meningkatkan kemanfaatannya. Agar senantiasa Allah karuniakan kekuatan bertahan," papar Fahrudin.

Fahrudin melanjutkan, di sini ada ibrah bagi amal usaha Hidayatullah, tentang pentingnya membangun kemanfaatan untuk umat. 


Terakhir, Fahrudin mengingatkan sejumlah ibrah dari konflik mutakhir Timur Tengah untuk perkaderan. Salah satunya merencanakan pendidikan kader.

Diberdayakan oleh Blogger.