"Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah..."
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, sebagai wujud ketundukanku kepada-Mu. Aku hamba-Mu yang hina, sementara Engkau Maha Mulia. Engkau Sang Pencipta, Sang Pemberi Rezeki. Adapun aku hanyalah peminta-minta.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, memohon petunjuk untuk sukses hidup di dunia ini sebagai awalan sukses hidup di akhirat. Bimbinglah daku untuk senantiasa ingat bahwa perjalanan di dunia ini bukan akhir. Perjalanan di dunia ini merupakan tempat mengumpulkan bekal ukhrawi. Hanya saja sering manusia lupa. Sehingga ia asyik dengan dunia.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, memohon ampun atas segala salah dan khilaf. Bahwa setiap detik, kesalahan dan kekhilafan sangat mungkin terjadi, sebagaimana sabda Rasul-Mu, “Setiap anak Adam pasti bersalah. Sedangkan sebaik-baik orang yang bersalah adalah bertaubat.” (Terjemah hadits riwayat Tirmidzi)
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, memohon solusi atas segala masalah. Aku sadari bahwa dunia ini tempat ujian, sehingga masalah datang silih berganti. Sementara Engkau adalah sebaik-baik pemberi solusi atas masalah.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, menyampaikan lelah atas seluruh aktivitas dunia ini. Berilah aku kesempatan merebahkan hatiku yang mulai kusut. Lalu segarkanlah kembali. Agar hati ini berfungsi kembali dengan baik, yakni mampu membaca berbagai ayat-ayat-Mu dan membaca penderitaan orang lain.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, menyampaikan letihnya dunia. Betapa dunia ini sudah penuh sesak dengan keburukan-keburukan. Dosa dimana-mana. Kemunafikan dianggap biasa. Kebaikan dianggap basi-basi. Duhai…
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, menyampaikan doa untuk diriku dan keluargaku agar senantiasa berada dalam kebaikan-Mu. Berilah kami kemudahan untuk mencapai target-target kebaikan sehingga bisa meningkatkan kapasitas kami, agar amal shaleh kami berkualitas, sebagaimana sabda Rasul-Mu, “Sesungguhnya Allah ta’ala mencintai hamba yang apabila beramal, ia beramal dengan berkualitas.” (Terjemah hadits riwayat Thabrani)
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, menyampaikan harapan agar mudharat menjauh, apapun sifatnya. Mungkin mudharat yang sifatnya fisik, mungkin ruhiyah. Sebagian mudharat itu diperbuat oleh makhluk. Rasanya pilu jika mudharat itu ditimpakan oleh teman dekat, lewat belakang pula.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, agar tiada putus asa dalam menjalani semua kegetiran kehidupan dunia. Kuatkan aku, di saat bersamaan lenyapkan segala getir dalam kehidupan. Jangan biarkan aku yang lemah ini tertatih-tatih menghadapi semua ini. Izinkanlah aku mencercap kemanisan duniawi. Bukan karena rakus, tapi aku yakin kemanisan duniawi ini akan berlipat ganda di surga. Sehingga aku termotivasi untuk terus beramal shaleh menuju surga.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, dengan tangisan yang tak bisa tertahankan disebabkan cinta yang sulit kueja karena rendah dan bodohnya. Sementara Engkau Maha Agung.
Aku bersujud kepada-Mu, wahai Allah, semoga demikian hatiku, selalu…

Post a Comment