Header Ads

Rapat Kerja Daerah DPD Hidayatullah se DIY-Jatengbagsel Rayon Tengah Perkuat Konsolidasi Jati DIri dan Transformasi Organisasi


Sleman — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Rayon Tengah DIY–Jateng Bagian Selatan menggelar Rakerdagab (Rapat Kerja Daerah Gabungan) pada Ahad, 27 Sya'ban 1447 H bertepatan dengan 15 Februari 2026 M, bertempat di Kampus Madya Yayasan As-Sakinah Sleman, Yogyakarta.

Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Hidayatullah Mandiri dan Berpengaruh” ini diikuti oleh pengurus DPD dan DPC dari wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung.


Rakerdagab diselenggarakan oleh DPD se-Wilayah DIY–Jateng Bagian Selatan Rayon Tengah sebagai forum strategis untuk merancang program kerja organisasi selama satu tahun ke depan. Selain unsur kepengurusan struktural, kegiatan ini juga dihadiri oleh pengurus organisasi pendukung serta unit amal usaha Hidayatullah di Kampus Madya As-Sakinah.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah DIY–Jatengbagsel, Abdullah Munir, S.Ag., menegaskan jati diri Hidayatullah sebagai “jama‘atun minal muslimin”, sehingga persatuan umat harus menjadi prioritas utama.


“Haram hukumnya menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan Islam,” tegasnya.
 
Ia juga menekankan pentingnya transformasi organisasi agar Hidayatullah mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman, memiliki daya saing, serta mampu mengoptimalkan peran tarbiyah dan dakwah secara lebih efektif.

Sementara itu, Ketua DPD Sleman selaku tuan rumah, Ustadz Alamsyah Arifin, S.Pd.I, menyampaikan harapan agar seluruh DPD dapat membangun sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan program-program keumatan ke depan.

“Semoga semua DPD bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan program-program keummatan di kemudian hari,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Arifin, S.Pd.I., yang menjelaskan bahwa Rakerdagab merupakan bentuk transformasi pola rapat kerja yang sebelumnya dilaksanakan secara mandiri.

“Rakerdagab sendiri adalah bentuk transformasi dari yang biasanya diselenggarakan mandiri. Semoga hasil rapat bisa dijalankan dengan lancar dan dapat meraih rida Allah SWT,” tuturnya.

Adapun rangkaian kegiatan Rakerdagab meliputi pembukaan, sidang rapat kerja masing-masing daerah, ramah tamah, serta penutupan. Melalui forum ini, diharapkan terbangun arah kebijakan organisasi yang lebih terintegrasi, progresif, dan berdampak nyata bagi penguatan dakwah serta pelayanan umat di wilayah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan.
Diberdayakan oleh Blogger.